pantun tentang persatuan dan kesatuan

TRIBUNJOGJACOM - Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia bisa juga dengan menyusun pantun yang bertema perjuangan dan kebebasan. Pantun-pantun itu bisa Anda sampaikan di forum refleksi saat malam Selalumenjaga persatuan dan kesatuan Ke warung hendak membeli mentega Naiklah sepeda supaya cepat sampai Saling toleransi antar umat beragama Kan tercipta hidup rukun dan juga damai Pergi ke taman ria bersama Rosa Berangkatnya saat hari masih pagi Hidup kan terasa aman dan sentosa Bila saling menghargai dan berbagi Namun persatuan dan kesatuan harus tetap dijunjung. Hal ini karena kita satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Untuk mengetahui berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia, perhatikan tabel berikut ini. Suku Bangsa di Indonesia Berdasarkan Provinsi. 1. Nanggroe Aceh Darussalam : Aceh, Gayo, Tamiang, Alas, dan Simeulue 2. Belajardengan tekun hingga kita juga dapat ikut mengabdi dan membangun negara kita agar tidak ketinggalan dari bangsa lain. Menjaga kelestarian lingkungan. Berbakti pada nusa dan bangsa; Berbakti pada orang tua (Ibu, Bapak, Guru) Berikut ini beberapa contoh pantun bertema "Cinta Tanah Air" Berikutini merupakan pantun dengan tema Persatuan. Pantun ini diikutkan dalam lomba KPCAI tahun 2017. Dan lolos sebagai finalis KPCAI tahun 2017 kategori Pantun anak. Judul pantun ini adalah " Bersatu Dalam Perbedaan ". Bersatu Dalam Perbedaan Karya: Ni Made Nia Wijayanti Memakai baju berwarna tosca, baru diseterika kemarin sore. Site De Rencontre Numero De Telephone. Pantun merupakan salah satu kekayaan budaya kita yang perlu kita lestarikan. Pantun memiliki banyak jenisnya, jika berdasarkan isinya pantun terbagi menjadi pantun anak, pantun muda-mudi, dan pantun tua. Biasanya pantun terdiri atas empat larik, setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a. Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya, dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut. Pada tulisan ini akan memberikan contoh beberapa pantun dengan tema cinta tanah air. Cinta tanah air adalah suatu kasih sayang dan suatu rasa cinta terhadap tempat kelahiran atau tanah airnya yaitu Indonesia. Cinta tanah air berarti rela berkorban untuk tanah air dan membela dari segala macam ancaman dan gangguan yang datang dari bangsa manapun. Para pahlawan telah membuktikan cintanya kepada tanah airnya yaitu tanah air Indonesia. Sebagai seorang pelajar kita tetap dapat menunjukkan sikap cinta tanah air yaitu diantaranya Belajar dengan tekun hingga kita juga dapat ikut mengabdi dan membangun negara kita agar tidak ketinggalan dari bangsa lain. Menjaga kelestarian lingkungan. Berbakti pada nusa dan bangsa Berbakti pada orang tua Ibu, Bapak, Guru Berikut ini beberapa contoh pantun bertema "Cinta Tanah Air" Mencari tinta dalam wadah Pagi pagi sholat subuh Negeri tercinta sungguh indah Negeri tempat aku tumbuhPergi menyelam mencari belut Ular sawah jangan dipiara Kita perlu menjaga laut Agar khazanahnya terpelihara Lari berbelok takan sampai Jalan pelan juga kesasar Negeriku elok, negeriku permai Surga warisan yang takkan pudarJalan-jalan ke kota Batu Pulangnya beli buah kiwi Mari kita saling membantu Menjaga alam bumi pertiwi Tinggi nian pohon akasia Sengat lebah dibiarkan Negeri tercinta Indonesia Tempat beta dilahirkanBerwisata ke kawah Sikidang Beli piyama di Kediri Meskipun megah negeri orang Lebih nyaman di negeri sendiri Banyak khasiat dalam pepaya Buah kecik enak rasanya Negara kaya akan budaya Itulah Republik IndonesiaKasuari terbang diatas awan Matanya indah bagai permata Negeri cantik rupa menawan Indonesia raya tanah tercinta Kayuh sepeda ke Malaysia Mencari bubur pergi ke dapur Sungguh indah alam Indonesia Negeri subur, aman dan makmurBersila sambil berbagi cara Sarung ada dipangkuannya Pancasila ideologi negara Burung garuda itu lambangnya Buku cerita Siti Nurbaya Makan gula di dalam peti Aku cinta Indonesia Raya Akan ku bela sampai matiBagai kuku kucing Persia Sakitlah hati jangan sirik Wahai negeriku Indonesia Bangkitlah menjadi yang terbaik Berjalan ke tengah sungai Tak ada kain dari Malaysia Tanahku yang indah permai Tiada lain Indonesia. Tampak datang orang kota Mencari jamur di buah pepaya Banyak orang yang berkata Negeri kita makmur dan kaya Berikut ini beberapa contoh pantun bertema "Persatuan dan Kesatuan" Buah manggis buah duku Getahnya banyak rasa madu Alangkah indah Indonesiaku Rakyatnya bersatu paduAnyamlah rambut memakai pita Ke pasar yang sangat ramai Jagalah tanah air kita Agar damai tak terberai Sia-sia tenggelam dalam duka Duduk dipintu jangan dipaksa Indonesia berbhinekantunggal ika Penduduk nya beribu suku bangsaBatu sungai jangan dibelah Dari hulu banyak buaya Takkan ada kata berpisah Bersatu Indonesia jaya Aisyah menenun sambil puasa Kemana dibawa kain basah Janganlah persatuan ini binasa Karena ego bangsa kita terpecahBurung merpati burung dara Terbang menuju angkasa luas Hati siapa takkan gembira Sekarang bangsaku bebas Beli buku terlupakan uang Pulang dari kota naik dokar Dulu para pahlawan berjuang Sekarang kita rajin belajarRumah indah tak berpenghuni Redup baterai jangan ditinggalkan Betapa indahnya negara ini Hidup damai dalam persatuan Biarkanlah umpan dimangsa Hawa dingin masuk kebaju Janganlah kita suka memaksa Bila ingin negara majuGodaan datang satu per satu Batu terbawa ke pedalaman Cobaan membuat negeri bersatu Bersatu dalam pembangunan Buah naga buah semangka Dimakan tinggalah cangkang Meski dalam suka dan duka Persatuan jangan hilangPohon kurma sebesar paha Pohon Kemiri tidak berduri Mari bersama kita berusaha Membangun negeri sendiri Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Siang hari makan sayur bayamLengkap dengan nasi dan lauknyaBangsa Indonesia sangat beranekaragamBerbeda suku, agama dan budayanyaMangga muda rasanya masamDipotong-potong dijadikan asinanWalaupun masyarakatnya beragamSelalu menjaga persatuan dan kesatuanKe warung hendak membeli mentegaNaiklah sepeda supaya cepat sampaiSaling toleransi antar umat beragamaKan tercipta hidup rukun dan juga damai Pergi ke taman ria bersama RosaBerangkatnya saat hari masih pagiHidup kan terasa aman dan sentosaBila saling menghargai dan berbagi Di sungai banyak pasir dan bebatuanBisa diambil saat hujan sudah redaMarilah kita junjung rasa persatuanAgar negara Indonesia tetap jayaCibadak, 4 Maret 2022Tati Ajeng Saidah untuk Kompasiana Lihat Fiksiana Selengkapnya Selamat Hari Kesaktian Pancasila!Satu Oktober telah tiba, yang berarti bahwa kita harus melek dan segera menjemput momentum persatuan dan kesatuan marilah kita mengingat kembali peristiwa kelam dalam tajuk pengkhianatan G30S PKI, lalu jangan lupa untuk berkirim doa terbaik untuk para pahlawan revolusi yang mereka gugur karena ingin mempertahankan ideologi Pancasila agar tidak bercampur dengan pemikiran tugas kita hari ini ialah tidak semata-mata untuk berperang, melainkan untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa. Dengan cara?Dengan cara belajar, mengajar, berkarya, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan tahun 2021 ini, pemerintah mengambil tema “Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila”. Sekilas, tema Hari Kesaktian Pancasila tersebut tidak jauh berbeda dengan tema Kemerdekaan, yaitu “Indonesia Maju Indonesia Tumbuh”.Ah, tiadalah mengapa, karena sejatinya mimpi dan cita-cita bangsa bisa terwujud kala kita mau bergotong-royong seraya bersama dalam berdaya lebih daripada itu, di sini bakal menghadirkan pantun semangat bertema Hari Kesaktian tentang Hari Kesaktian Pancasila ini mengajak para pemuda dan kita semua untuk mewujudkan Indonesia tangguh berlandaskan langsung disimak saja, yaPantun Ucapan Hari Kesaktian PancasilaAda Sizuka bermain biolaSetelahnya pulang ke asramaSelamat Hari Kesaktian PancasilaMari kita kuatkan dasar negaraBanyak sapi sedang digembalaSapi berteduh di bawah pohon markisaSelamat Hari Kesaktian PancasilaMari kita bersatu membangun bangsaAduhai sebentarnya hidup di duniaMaka bergegaslah kita cari pahalaJadilah pribadi yang muliaWujudkan Indonesia berlandaskan PancasilaAduhai tingginya itu pohon akasiaJauh dipandang dekat bikin gusarBanggalah menjadi bagian dari IndonesiaKarena kita adalah bangsa yang besarLangit tampak biru tanpa awanBaik di Bengkulu maupun MajalengkaMari sejenak kita mendoakan para pahlawanLalu bergegaslah meneruskan cita-cita merekaBoleh Baca Kumpulan Puisi Bertema Hari Kesaktian PancasilaPagi-pagi ayo kita main bolaSepulangnya kita akan berbuka puasaSelamat Hari Kesaktian PancasilaMari kita pertahankan Ideologi BangsaAduhai cantiknya dia si CinderellaBersepatu kaca menggendong bonekaSelamat Hari Kesaktian PancasilaMari gaungkan Bhinneka Tunggal IkaPergi ke gunung Kaba kita berkemahTiba di gunung aku lihat ada koalaPerbedaan tidak akan membuat kita lemahMari bersatu memegang dasar PancasilaAda hati ada pula ampelaKeduanya enak dimakan campur nasiSelamat Hari Kesaktian PancasilaMari kita membaca kisah pahlawan revolusiPelatih timnas namanya Shin Tae YongMungkin Shin suka dengan apel malangMari kita semangat dalam gotong-royongDan jangan pernah berhenti untuk berjuangKetuklah pintu jangan kau mengendapTunggu akan kucarikan kunci duplikatJadilah pemimpin yang adil dan beradabAgar dirimu disenangi oleh masyarakatKatakan saja jika kau punya kendalaMungkin akan ada orang berdermaBerpegang teguhlah kepada PancasilaTaati pula UUD empat limaBerkatalah yang baik jangan mencelaKarena berkata buruk akan mendapat dosaSelamat Hari Kesaktian PancasilaKita jadikan momentum untuk perkuat bangsaBoleh Baca 50 Kata-kata Mutiara Ucapan Hari Kesaktian PancasilaPantun Pemuda PancasilaSederhanalah jangan besar kepalaBacalah dulu jangan asal berfatwaJadilah pemuda PancasilaYang mandiri juga bertakwaPelangi disebut juga bianglalaHidup sama artinya dengan bernyawaJadilah pemuda PancasilaYang kreatif juga berwibawaDi Inter Milan ada BarellaGelandang Italia yang berbahayaJadilah pemuda PancasilaYang berpikir kritis dan berkaryaJangan main pisau nanti berdarahKarena luka bisa saja terjadiJangan pernah melupakan sejarahKarena kita bisa belajar dari tragediPergi ke warung beli Coca ColaTidak lupa aku juga beli sasaBersyukurlah di Hari Kesaktian PancasilaBerkaryalah dan gapai cita-cita bangsaKapan-kapan aku mau ke GuatemalaTapi nanti kini aku masih bocahKita bersatu karena PancasilaKita bakal runtuh karena berpecahBergembiralah jangan kau gusarKarena tanpa senyum semua jadi hampaBersatulah sebagai bangsa yang besarTerimalah segenap perbedaan rupaIndonesia maju Indonesia jayaCita-cita tersebut perlu kita rajutJangan pernah berhenti dalam berkaryaKarena hidup akan terus berlanjutJalan-jalan ke negeri KonohaCari ramen tapi apa daya tak bertemuJangan pernah menyerah untuk berusahaKarena nasib bergantung dengan dirimuPergi ke pasar aku membeli gulaGula kudapat uangku malah tak bersisa Selamat Hari Kesaktian PancasilaJangan pernah lelah mengabdi untuk bangsaKapan-kapan aku pergi ke DonggalaSoalnya sudah lama kita tak bersuaSelamat Hari Kesaktian PancasilaMari kita amalkan keadilan untuk semuaBuah apel biasanya berwarna merahLezat dimakan tapi tak enak bila diukurKeragaman suku dan budaya itu anugerahMari sama-sama kita jaga dengan syukurPergi ke bioskop aku tonton GodzillaEh ternyata film tak seseru katanyaSelamat Hari Kesaktian PancasilaPada 1 Oktober di setiap tahunnya*Nah. Demikianlah tadi sajian Guru Penyemangat mengenai bait-bait pantun bertema Hari Kesaktian senantiasa kita amalkan nilai-nilai kebajikan yang tertuang dalam butir-butir Pancasila seraya bersatu padu memajukan Pancasila! – Pantun adalah satu dari sekian jenis puisi lama, yang memiliki sejumlah bait dan baris. Pantun sendiri istilahnya berasal dari bahasa Minangkabau, yaitu patuntun yang dapat diartikan sebagai “penuntun”. Umumnya, dalam sebuah pantun, terdapat empat larik baris, dimana pada setiap baris tersebut terdiri dari 8 hingga 12 suku kata, dan akhirannya selalu memiliki pola dan bunyi yang sama, a-b-a-b dan a-a-a-a tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a.Sejak dulu, pantun dianggap sebagai salah satu titik budaya yang menempati posisi penting dalam kehidupan manusia, terutama diantara masyarakat Melayu. Pantun biasanya digunakan dalam setiap kesempatan apapun, misalnya dalam permainan kanak-kanak, ketika akan mengungkapkan cinta, saat melakukan acara lamaran dan pernikahan, dalam lagu dan nyanyian, serta dalam hajatan apapun. Singkatnya, pantun selalu menghiasi setiap tahap kehidupan yang terjadi pada masyarakat ditelusuri kembali awal mulanya, pantun sebenarnya merupakan sastra berbentuk lisan, akan tetapi sekarang ini orang-orang banyak menjumpai bentuk pantun yang telah ditulis. Di dalam pantun, terdapat dua bagian yang biasanya tidak saling berhubungan namun tetap terikat, yaitu sampiran dan isi. Namun yang manakah bagian isi dan yang mana bagian sampiran?Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pantun terdiri dari empat baris, pada dua baris pertama, itulah yang disebut Sampiran. Sedangkan dua baris selanjutnya adalah isi dari pantun. Sampiran biasanya banyak dikaitkan dengan hal-hal tentang alam, sedangkan isi pantun merupakan bagian yang menjelaskan atau menegaskan maksud dari pantun tersebut. Untuk lebih jelasnya, akan diberikan beberapa contoh pantun tentang persatuan, seperti berikut iniPantun 1Jalan-jalan ke kota Batu Pulangnya beli buah kiwi Mari kita saling membantu Menjaga alam bumi pertiwiPantun diatas merupakan salah satu contoh pantun persatuan yang menggunakan bunyi a-b-a-b. Baris pertama dan kedua dari pantun tersebut adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi dari pantun yang menegaskan bahwa dalam kehidupan setiap orang harus saling membantu satu sama lain, bersatu guna menjaga kedamaian dan keindahan bumi 2Sia-sia tenggelam dalam duka Duduk dipintu jangan dipaksa Penduduk nya beribu suku bangsa Indonesia ber-Bhinneka Tunggal IkaPantun kedua memiliki pola akhiran a-a-a-a. Maksud dari pantun tersebut menegaskan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki begitu banyak budaya, ras, agama, suku bangsa, dan lain sebagainya. Namun dibalik berbagai perbedaan itu, negara kita tetap merupakan satu kesatuan yang juga disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia dan ber-Bhinneka Tunggal Ika .Pantun 3Buah naga buah semangka Dimakan tinggalah cangkang Meski dalam suka dan duka Persatuan jangan hilangSama halnya dengan pantun pertama, pantun ketiga ini juga menggunakan pola a-b-a-b. Pada baris sampiran, pantun menggambarkan tentang buah-buahan yang mana ketika daging buahnya habis, maka yang tersisa tinggalah kulit. Pada baris isi, dijelaskan tentang bagaimana seseorang seharusnya senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan meskipun berada dalam situasi apapun. Sedih, suka dan duka bukanlah sebuah penghalang untuk bangkit bersama mewujudkan suatu kesatuan 4Biarkanlah umpan dimangsa Hawa dingin masuk kebaju Janganlah kita suka memaksa Bila ingin negara majuPantun 5Aisyah menenun sambil puasa Kemana dibawa kain basah Janganlah persatuan ini binasa Karena ego bangsa kita terpecahSecara garis besar, pantun ke-4 dan ke-5 tidak memiliki banyak perbedaan. Ketiganya menggunakan bunyi akhiran yang sama, yaitu a-b-a-b. Selain itu, maksud dan tujuan yang ingin disampaikan dalam pantun juga tidak berbeda, yaitu bagaimana setiap orang sebaiknya membuang sikap egois, paksaan, dan segala hal negatif lainnya guna membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Menghindarkan bumi pertiwi dari segala bentuk perpecahan yang dapat merupakan satu hal yang telah diperjuangkan bangsa Indonesia sejak dulu. Mengekspresikannya melalui sebuah pantun tidak hanya akan menjaga dan memelihara budaya seni Indonesia, namun juga mampu menjadi alat untuk melatih alur berpikir seseorang. Pantun mengajarkan kita untuk menelaah makna sebelum menuturkan kata, melatih kita berpikir cepat dengan memainkan berbagai rangkaian kata yang menarik. Bahkan hingga saat ini, remaja atau pemuda yang pandai melanturkan pantun, biasanya akan lebih dihargai oleh banyak orang.

pantun tentang persatuan dan kesatuan